Jumat, 21 Juni 2024

Easy Go to Tour Travel –The Best Travel Agent in Lake Toba



Easy Go to LakeToba  is a business that offers what guests need during their visit and stay in Lake Toba. We offer taxis, drivers, service as tour guides, hotels, homestays, souvenirs, and all you need in Lake Toba.

We work as a team. We have many freelance workers to support one another. Making Easy Go to LakeToba is a business ecosystem in Lake Toba. Mostly we are Batak Youths who have a passion for Lake Toba Tourism.

We offer the best services in Lake Toba North Sumatra. We support Sustainable Tourism. We aim to make you have a great and wonderful visit and stay with us.

We are committed to being always known for our good customer service and professional approach.

 

Google Maps

https://g.page/r/CYq2M0iYcNQ2EAI/

Blog

https://easy-go-to.blogspot.com/

FB

Portal Media

https://www.ninna.id/

 

Whatsapp

https://wa.me/6285297732855?text=Hallo Damayanti..."

 

Damayanti Lake Toba Guide

 


My name is Damayanti Sinaga. Known as Butet. Butet is usually a female baby name in Batak. I am not a baby anymore. But because many non-Batak people call my name Butet, I get used to hearing my name as Butet.

I live in Kampung Ulos Hutaraja Pardamean, Samosir Island. This village is close to beautiful Lake Toba, a large volcanic lake nestled in the highlands of North Sumatra.

One of my biggest reasons for becoming a guide, I want to have more friends from abroad. I also want to promote Lake Toba. I am proud of it. I think working as a guide can support Lake Toba Tourism, sustainable tourism, and many other things.

I love reading books, doing research, learning, teaching, and traveling. During my free time, I love to teach kids. That is one of my fun hobbies. I also love to learn new languages and to have friends from other countries.

In the past, I had experience as an editor staff in Analisa Newspaper, one of the biggest newspapers in North Sumatra. With these experiences, I am convinced that I can guide tourists very well.

With Hollands Tourist when they visited Kampung Ulos Hutaraja


Minggu, 16 Juni 2024

SD Negeri 22 Lumban Suhi-Suhi Samosir Siap Diandalkan Menyambut Wisatawan

Samosir-Seorang pakar pariwisata menyatakan kebahagiaan seorang wisatawan bukan saja karena bisa melihat keindahan pemandangan objek wisata. Tapi lebih terletak pada bagaimana wisatawan itu disambut, dan diperlakukan dengan baik, lembut dan bersahabat

Sejalan dengan pernyataan tersebut, belum lama ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keramahan menjadi identitas budaya bangsa Indonesia.



Salah satu dari banyak sekolah di Samosir dinilai berhasil menyambut wisatawan dengan baik adalah SD Negeri 22 yang terletak di Lumban Suhi-Suhi Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir. 

Para tamu dan pelaku pariwisata menilai sekolah tersebut sukses menyambut rombongan turis asing dari Australia, Inggris dan New Zealand dengan sangat baik.

Rombongan yang terdiri dari 11 orang menyatakan sambutan SD Negeri 22 pada 15 Juni 2024 sangat luar biasa. 

Dua dari rombongan tersebut yang berprofesi sebagai guru merasa sangat tersentuh melihat begitu banyak siswa terlibat menyambut. 

Semua kompak dalam manortor, menyanyi dan memainkan musik.

“Saya perhatikan ada salah satu anak mungkin grogi dan lakukan sedikit kesalahan dalam gerakan. Tapi mereka terlihat satu tim, tidak saling menyalahkan. Pertunjukkan bisa lanjut dengan mulus. Para murid terlihat menjadi tim yang solid,” jelas salah seorang turis yang berprofesi sebagai guru kelas di Australia.

Rombongan turis ini tidak hanya berkesempatan menikmati penampilan para siswa. Mereka juga diajak untuk ikut menartor bersama Kepala Sekolah, guru-guru dan siswa. 

Para orang tua yang tinggal di sekitar sekolah juga ikut menyaksikan pertukaran budaya yang dipertunjukkan di halaman sekolah tersebut.

Batak Day dan English Day

Kepala SD Negeri 22 Lumban Suhi-Suhi mengatakan selama ini telah menjalankan Batak Day dan English Day tiap minggu. 

Batak Day yang diadakan tiap Kamis ditujukan untuk melatih anak-anak mempelajari budaya Batak serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk menguasai sejumlah tor-tor dan alat musik khas Batak.

English Day yang diadakan tiap Sabtu berfokus memperdalam keterampilan berbahasa Inggris para siswa. Khususnya untuk percakapan sehari-hari.

“Saya bisa dibilang keras mendorong orang tua dan guru-guru agar anak-anak menghabiskan waktu mereka ke hal-hal bermanfaat seperti latihan manortor, belajar Bahasa Inggris, Pramuka. Saya desak juga orang tua agar anak-anaknya diberikan Les apakah Les Bahasa Inggris, Matematika. Supaya jangan terlalu banyak waktu anak-anak tersita main HP dan game,” jelas 

Lia Tampubolon Kepala SD Negeri 22 Lumban Suhi-Suhi menyatakan penghargaan terhadap para rombongan turis yang berkunjung ke sekolah pada Jumat 15 Juni 2024.


Jangan Lewatkan Kampung Girsang: Pesona Sawah, Bukit, dan Tradisi Batak

  Simalungun, NINNA.ID -Bayangkan sebuah kampung yang memeluk bukit hijau dengan sawah-sawah bertingkat yang ditatah rapi di lereng-lerengny...